Kamis, 03 April 2014

Revisi Kritik Artikel

Kritik Artikel
Library and Information Professionals (LIPs) in the Present Digital age: Challenges of the new Skills

Oleh:
Meera Meera
Universitas Delhi, India

A.Pengantar
Artikel yang dikritik ini berjudul Library and Information Professionals (LIPs) in the Present Digital age: Challenges of the new Skills atau Profesional Perpustakaan dan Informasi (LIPs) hadir di era digital : Tantangan Keterampilan baru yang ditulis oleh Meera Meera Universitas Delhi, India. Artikel ini merupakan sebuah artikel Ilmu Perpustakaan dan Informasi yang membicarakan mengenai peran profesional perpustakaan dan informasi hadir di era digita dalam menghadapi tantangan dan keterampilan baru. Dalam artikel ini jelaskan bahwa pengembangan sumber daya manusia di perpustakaan dan pusat informasi cukup memprihatinkan.
Artikel ini memberikan informasi kepada pembaca mengenai kebutuhan dan tantangan di bidang pelatihan seperti teknologi perpustakaan, teknologi komputer, teknologi komunikasi, teknologi komunikasi Teknis , dan teknologi Reprografi diperlukan untuk Perpustakaan dan Informasi profesional di masa kini. Apa saja hambatan utama yang dihadapi dalam pendidikan mereka seperti Ekonomi, Personal, Kelembagaan , Teknologi , Politik & Nasional dan Kurikulum universitas dan peran asosiasi. Apa saja  jenis keterampilan  untuk menangani tantangan-tantangan ini sepert: manajemen, teknologi, komunikasi dan keterampilan penelitian. Menekankan rintangan yang dihadapi dalam proses pengembangan sumber daya manusia dan tanggung jawab pada bagian dari manajemen perpustakaan, Lembaga, Asosiasi dan Organisasi dijelaskan secara detail dalam artikel ini.



B. Ringkasan
Sifat perubahan, tantangan TIK dan sumber daya internet menimbulkan dampak besar pada struktur dan fungsi yang berbeda pada profesional perpustakaan dalam mengelola sumber daya manusia. Sumber daya manusia - profesional di perpustakaan dan pusat informasi menghadapi pergeseran transformasi dari: Cetak ke media elektronik dan digital, perpustakaan dihadapkan dengan perubahan pendidikan, sosial, ekonomi, dan budaya. Dengan Pergeseran ini telah mengubah peran personil perpustakan.
Dalam menghadapi era globalisasi ini, profesional perpustakaan dan informasi harus diperbarui dalam penggunaan teknologi baru dari waktu ke waktu dalam rangka menjalankan layanan perpustakaan. Kebutuhan dan tantangan di bidang pelatihan perpustakaan dan pusat informasi seperti teknologi komputer, teknologi Perpustakaan, teknologi komunikasi, teknologi komunikasi Teknis, dan teknologi Reprografi.
Keterampilan yang harus dilakukan oleh para professional perpustakaan dan informasi untuk menagani tantangan pada artikel ini dijelaskan seperti keterampilan Profesional, keterampilan manajemen, keterampilan teknologi, keterampilan ilmiah atau keterampilan penelitian, dan keterampilan komunikasi. Yang mana Sumber daya manusia menjadi kunci di balik keberhasilan dan kegagalan dari setiap organisasi , pengembangan sumber daya manusia program pendidikan dan pelatihan, harus menjaga dengan baik direncanakan dalam pandangan kebutuhan saat ini keahlian yang berbeda.
Pada artikel ini dijelaskan bahwa penghalang utama atau hambatan dalam pengembangan tenaga kerja terampil adalah personal tidak memiliki motivasi untuk menerima perubahan dan belajar perkembangan baru, kelembagaan yang kurang peduli dalam pengembangan tenaga kerja terampil untuk memberikan fasilitas alat modern, teknik, pelatihan dan penerapannya dalam pekerjaan rutin mereka. Kemudian hambatan selanjutnya yaitu perubahan teknologi, Nasional dan politik yang kurangnya memfasilitasi untuk membentuk lembaga pelatihan IT, Kurikulum di perpustakaan sekolah dan universitas kurang menyediakan fasilitas pelatihan yang tepat seperti: TI alat yang tidak memadai dan teknik ketersediaan yaitu kurangnya fasilitas hardware / software akan menjadi hambatan sumber daya manusia.
Manajemen perpustakaan, asosiasi dan lembaga merupakan proses pengembangan sumber daya manusia untuk menghasilkan profesional terlatih yang dilengkapi dengan teknologi baru. Perpustakaan dan informasi pusat , asosiasi dan lembaga harus mengambil langkah secara cepat untuk membantu para profesional meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka . Menjadi penghubung antara para profesional dan pemerintah, asosiasi dan lembaga perpustakaan.

C. Kesimpulan
Di era globalisasi sekarang ini, perpustakaan dan informasi profesioanal hadir di era digital. Menimbulkan sejumlah tantangan dan keterampilan baru untuk para professional dalam meningkatakan pengetahauan dan keterampilan mereka. Profesional Perpustakaan dan informasi harus menggunakan alat-alat teknologi untuk memenuhi kebutuhan informasi  para pengguna. Oleh karena itu sangat penting untuk memiliki berbagai jenis keterampilan dalam menangani tantangan tersebut. Perpustakaan dan informasi pusat, asosiasi dan lembaga harus mengambil langkah secara cepat untuk membantu para profesional meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka. Menjadi penghubung antara para profesional dan pemerintah, asosiasi dan lembaga perpustakaan.

D.  Kritik
Judul artikel yang dipilih oleh penulis yaitu Library and Information Professionals (LIPs) in the Present Digital age: Challenges of the new Skills atau Profesional Perpustakaan dan Informasi (LIPs) hadir di era digital : Tantangan Keterampilan baru sudah sesuai dengan isi dari artikel yang ditulisnya yaitu mengenai peran profesional perpustakaan dan informasi hadir di era digital dalam menghadapi tantangan dan keterampilan baru.
Artikel ini ditulis oleh Meera Meera dari Universitas Delhi, India. Gaya penulisan atau sistematika penulisan telah tersusun dengan baik membuat pembaca mudah untuk memahami isi artikel yang ditulisanya. Mulai dari judul penelitian, abstrak, kata kunci, latar belakang, pembahasan hingga kesimpulan dan saran. Abstrak yang dibuat oleh penulis menggambarkan mengenai isi dan cukup sesuai dengan isi artikel yang ditulis oleh penulis.sehingga pembaca cepat memahami isi dari artikel tersebut. Tetapi dalam abstrak yang dibuat penulis tidak menjelaskan mengenai tujuan penelitian, metode yang digunakan dan hasil penelitian tetapi lebih menjelaskan mengenai aspek pengembangan sumber daya manusia perpustakaan di lingkungan digital saat ini.
Penulis menjabarkan mengenai hadirnya perpustakaan dan informasi perpustakaan di era digital, tantangan-tantangan yang dihadapi dan keterampilan untuk menangani tantangan tersebut. Juga menyebutkan poin-poin apa saja yang harus dilakukan oleh para pofesional dalam menghadapi era digital. Secara tersurat tujuan penelitian memang tidak jelaskan oleh penulis, namun dari gaya penulisan, penulis telah menggambarkan kepada pembaca untuk memahami tujuan penelitian artikel tersebut. Penulis menekankan kepada para professional perpustakaan dan informasi untuk meningkatkan keterampilan dalam mengahadapi era globalisas ini. Penulis juga memberikan saran yang sesuai dengan permasalahan penelitian dalam artikel tersebut. Dalam artikel yang ditulisnya, penulis menggunakan bahan referensi atau kepustakaan yang relevan dan berkaitan dengan topik yang dibahasnya,
Sayangnya penulis tidak menjelaskan terlebih dahulu secara detail apa itu yang dimaksud dengan profesional perpustakaan dan informasi kepada pembaca. Menurut penelaah, metode penelitian artikel yang digunakan oleh penulis lebih bersifat kualitatif. Metode Penelitian kualitatif adalah metode yang lebih menekankan pada aspek pemahaman secara mendalam terhadap sesuatu masalah, yang bertujuan untuk memahami realitas sosial, yaitu melihat dunia dari apa adanya, maka seorang peneliti kualitatif haruslah orang yang memiliki sifat open minded. Akan lebih baik jika metode penelitian ditambahkan dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif yaitu metode yang menggunakan pada aspek pengukuran secara obyektif terhadap fenomena sosial. Sehingga informasi yang disampaikan oleh penulis akan lebih baik lagi, selain menjelaskan kenyataan yang ada di lingkungan para professional perpustakaan dan informasi disertai juga data yang akurat atau obyektif pada artikel tersebut.

E. Referensi
Meera, Meera. (2010). Library and Information Professionals (LIPs) in the Present Digital age: Challenges of the new Skills, h. 228-236.
  


1 komentar:

  1. nice blog, kritik paper perlu lebih diperkuat lagi dari sisi substansi dan metode penulisannya, lihat contoh y, tapi tulisannya sudah sangat baik

    BalasHapus